NEGARA, KONSTITUSI DAN DEMOKRASI




Negara
Setelah manusia menjadi sebuah bangsa, mereka menuntut suatu wilayah untuk tenpat tinggalnya yang kemudian diklaim sebagai negara. Pengertian negara menjadi lebih luas dari sekedar wilayah negara meliputi pemerintah, wilayah, kedaulatan, penduduk, bahkan pengakuan negara lain.
Dengan demikian negara adalah suatu organisasi kekuasaan dan sekelompok orang yang bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu dan mengakui adanya suatu pemerintah yang mengurus tata tertib dan keselamatan sekelompok manusia tersebut.
Selain itu pengertian negara :
1. Menurut Max Weber, negara adalah suatu masyarakat yang mempunyai monopoli dalam penggunaan kekerasan fisik secara sah dalam wilayah.
2. Menurut Robert Mac Iver, negara adalah asosiasi yang menyelenggarakan penertiban dalam suatu masyarakat dan dalam suatu wilayah berdasarkan system hokum.
3. Menurut Miriam Budiarjo, negara adalah suatu daerah territorial yang rakyatnya di perintah oleh sejumlah pejabat dan yang berhasil menuntut dari warga satu ketaatan pada peraturan perundangan yang melalui penguasaan monopolitis dari kekuasaan yang sah.
Terjadinya Negara
Berdasarkan literature umum kenegaraan, syrat terjadinya atau berdirinya negara adalah :
1. Adanya wilayah tertentu, baik darat, laut maupun udara
2. Adanya rakyat
3. Adanya pemerintahan yang berdaulat.
4. Adanya pengakuan negara lain sebagai syarat pelengkap.
Selain itu terjadinya negara dapat dijelaskan melalui teori-teori :
1. Teori Ketuhanan : atas berkat rahmat Tuhan (by grace of God)
2. Teori Perjanjian : Pactum Subjectin, Pactum Union.
3. Teori Contract Social : dari JJ. Roussau.
Bentuk Negara dan Tujuan Negara
1. Negara Kesatuan : Sistem sentralisasi atau desentralisasi.
2. Negara serikat (Federasi)
3. Konfederasi

Tujuan Negara
1. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan tumpah darah Indonesia.
2. Mamajukan kesejahteraan umum
3. Mencerdaskan kehidupan bangsa.
4. Terlibat dalam menegakan perdamaian dunia.

0

Posting Komentar

Site Info

Free PageRank Checker