Kerajaan Tarumanegara Salah satu Kerajaan di Bogor



Kerajaan Tarumanegara

Kerajaan tua kedua adalah Tarumanegara yang terletak di pantai utara Jawa Barat. Berdasarkan prasasti-prasasti yang diketemukan, kerajaan itu terletak antara Cisadane dengan Citarum. Daerahnya subur dan pusatnya mungkin di dekat Bogor.
Prasastinya juga ditulis dengan huruf pallawa dan bahasa Sansekerta berbentuk syair. Ada 7 buah prasasti, 5 buah didekat Bogor, yaitu Ciaruteun, Tugu dekat Tanjung Priok dan Lebak di Banten Selatan. Tidak semuanya jelas terbaca.
Pada Prasasti Ciaruteun bergambar telapak kaki disebutkan sebagai bekas kaki Raja yang gagah berani di dunia. Sedangkan dari Prasasti Jambu disebutkan bahwa Raja Purnawarman adalah raja yang mengagumkan, baju zirahnya tidak tertembus oleh musuh, ia menghormati para pangeran. Tetapi akan menghancurkan musuh-musuhnya. Prasasti dan telah menyebutkan penaggalan. Sisebutkan bahwa Purnawarman memerintahkan penggalian sebuah sungai dalam masa pemerintahannya ke 22. Sungai tersebut adalah Gomati pajangnya sekitar 12 km dalam tempo 21 hari. Di samping Gomati telah ada sungai yang bernama Candrabhaga yang sekarang dilafalkan menjadi Bekasi. Setelah penggalian selesai diadakan pemberian hadiah 100 ekor lembu kepada kaum Brahmana.
Sumber sejarah lain diperoleh dari musafir Cina bernama Fa-Hsien yang singgah di Tarumanegra dalam tahun 414 M. disebutkan bahwa di negara itu dikenal adanya tiga agama. Yaitu Hindu yang paling banyak penganutnya, agama Budha yang sedikit penganutnya dan agama yang disebutkan kotor mungkin karena masih animism.
Masyarakat hidup dari pertanian yang dapat diketahui dari pembuatan saluran air. Disebutkan dalam berita Cina penduduk telah dapat membuat minuman dari bunga kelapa yaitu tuak. Perternakan telah diusahakan yang nyata dari pemberian hadiah sapi kepada kaum Brahmana. Hubungan dagang dilakukan dengan melaului sungai-sungai besar yang banyak terdapat di wilayah Tarumanegara.
Setelah abad 5 M tidak banyak diketahui lagi tentang kerajaan itu.Tetapi dari arca Wisnu berasal dari abad 7- 8 M dapatlah diketahui bahwa di daerah itu kemudian lahir kerajaan berikutnya yaitu Pajajaran. Apa sebab kerajaan Tarumanegara mundur sehingga tidak diperoleh beritanya, tidak banyak diketahui.

0

Posting Komentar

Site Info

Free PageRank Checker